Foto Sunset di Labuan Bajo

Foto Sunset Favorit

Hampir lima tahun yang lalu, tepatnya di bulan Mei 2012, saya dan 8 orang teman liburan ke Labuan Bajo dan sekitarnya. Waktu itu belum banyak trip organizer yang membuka open trip ke sana. Kalaupun ada, harganya rata-rata di atas budget yang kami punya.

Akhirnya karena kami rasa kami pergi dalam rombongan yang cukup besar, maka kami memberanikan diri mengurus semuanya sendiri.

Hasil iseng-iseng mencari informasi mengenai Labuan Bajo dan pulau Komodo di twitter membawa saya berkenalan dengan Fajar alias @TheJapra; seorang freelancer yang saat itu sedang tinggal di Labuan Bajo.

Yang sangat menyenangkan Japra bersedia untuk membantu kami mencarikan penginapan, kapal untuk LOB, juga menemani kami selama berlibur. Kesemuanya hanya perlu kami tukar dengan satu bucket ayam KFC (yang akhirnya kami makan beramai-ramai), dan sebotol tanning oil titipan Japra.

Sore hari setelah kami puas menikmati ayam goreng yang kami bawa jauh-jauh dari Denpasar tersebut di Pantai Pede, Japra mengajak kami pindah ke tempat yang dia sebut memiliki spot lebih baik untuk melihat sunset dibandingkan Pantai Pede. Beramai-ramai kami berjalan kaki mengikuti arahan Japra. Ternyata ia membawa kami ke Hotel La Prima.

Baca juga: Begini indahnya sunset di Flores

Dari tepi kolam renang hotel ini, kami menunggu matahari mulai turun ke garis horison. Kami beruntung, selain sore itu langit Labuan Bajo sangat cerah, tidak ada tamu hotel lain yang nampak duduk di area kolam renang seperti kami, jadi kami bisa puas menikmati sunset dan mengambil foto sunset berikut.

Foto Sunset di Labuan Bajo
Foto sunset ini selalu mengingatkan saya pada momen liburan terbaik dengan sahabat.

Saya bukanlah orang yang jago mengambil foto. Sementara, demi mengetahui saya akan liburan ke Labuan Bajo, kakak saya dengan semangat menyuruh saya membawa kameranya. Jujur, sebenarnya saya agak malas untuk membawa kamera tersebut, karena selain berat, saya juga tidak mengerti cara memakai kamera DSLR.

Untungnya -lagi- ada Japra, yang dengan sukarela memakai (dan membawakan) kamera kakak saya itu. Sesekali saya mengambil foto juga sih dengan kamera itu. Dan diantara sedikit foto yang saya ambil dengan kamera itu, foto di atas menjadi kesukaan saya.

Bukan karena foto tersebut diambil dengan teknik yang luar biasa, karena pas ngambil gambarnya pun kameranya saya setting ke mode Auto, haha! Namun karena foto sunset itu mengingatkan saya akan salah satu sunset terbaik yang pernah saya lihat.

28 Days Writing Challenge

Day 5: Your Own Favorite Photo

Seorang teman menantang saya untuk melakukan 28-Days Writing Challenge di blog ini. Aturannya sederhana; setiap hari dia akan meberikan sebuah tema dan saya harus menulis sebuah tulisan pendek (tidak lebih dari 500 kata) dari tema tersebut.

Baca semua artikel 28-Days Writing Challenge!

About the author

Suka jalan-jalan dan bercerita.
6 Responses
  1. lhoh. migrasi domain ya? dulu kayanya ada jalan2yuk nya. hehe.
    Saya pengen mengulang perjalanan Labuan bajo mba. kalau kemarin perjalananny bener2 main2 dan jalan2, ke depan, saya pengen mengulas banyak sosial masyarakat dan budayanya. Sunset Labuan Bajo emang selalu cantik. Hayuk, kapan kita ke sana lagi

    1. Parahita Satiti

      Hai, Hanif! Iya, pindahan domain nih, biar lebih ringkes, gampang diingatnya 🙂 terimakasih sudah mampir lagi yaaaa…

      Flores kayanya ngasih efek yang sama ke hampir setiap pejalan yang mampir di sana ya? Pengen balik lagi, hehehehe…
      Yuk, semoga kita ada kesempatan jalan bareng ke Flores.

Leave a Reply