Berenang bersama Stingless Jellyfish di Danau Mariona Togean

Berenang Bersama Stingless Jellyfish di Danau Mariona

Jika ada satu tempat yang bisa saya nobatkan menjadi “The Most Serene Place”, maka Danau Mariona lah tempatnya.

Waktu saya berkesempatan jalan-jalan ke Togean, saya langsung jatuh cinta dengan tempat ini. Setelah menempuh perjalanan kurang lebih 30 menit dari Pulau Wakai dengan perahu nelayan berkapasitas 6 orang, kami sampai di dermaga Danau Mariona. Sebelum pergi ke Kepulauan Togean, saya sempat googling sedikit tentang tempat ini. Banyak yang bilang akses menuju Danau Mariona sedikit sulit, harus trekking lewat pinggir tebing gitu.

Akses masuk ke Danau Mariona Togean
Akses masuk ke Danau Mariona Togean

Tapi ternyata nggak sesusah yang dibilang beberapa orang, kok. Nampaknya pemda setempat sudah mulai memikirkan akses ke Danau Mariona ini. Jadi sekarang kita tinggal naik perahu dan perahunya bisa merapat di dermaga yang lumayan bagus. Kita tinggal jalan kaki sekitar 50 meter, dan voila! Danau cantik yang begitu tenang sudah di depan mata.

Di tepi danau, ada sebuah floating gazebo tempat pengunjung bisa duduk-duduk dan menikmati pemandangan Danau Mariona, kalau ga pengen berenang dengan si ubur-ubur tidak menyengat alias sting-less jellyfish.

Danau Mariona Kepulauan Togean
Damainya Danau Mariona

Baca juga: Bersantai di Pantai Karina, Kepulauan Togean

Tapi siapa yang ga pengen berenang sama sting-less jellyfish setelah jauh-jauh ke Kepulauan Toegan sih?

SIAPA?!?! *toa jebol*

Eh, tapi ternyata ada lho yang datang ke Danau Mariona ini dan cuma foto-foto di gazebo-nya. Rombongan kami datang pertama pagi hari itu. Tak lama setelah kami berenang di danau, datanglah satu rombongan yang sepertinya wisatawan lokal (mungkin dari Gorontalo atau Kab. Tojo Una Una) karena mereka memakai speed boat milik puskesmas setempat. Tidak seperti kami yang begitu sampai langsung berganti baju renang dan masuk ke danau, mereka hanya foto-foto saja di gazebo.

Ubur-ubur kelihatan dari atas Danau Mariona
Ubur-uburnya kelihatan juga dari atas danau

But who am I here to judge? Setiap wisatawan bebas memilih caranya menikmati destinasi wisata kan? *sungkem sama rombongan Puskesmas*

Sebenarnya apa sih sting-less jellyfish itu? Ubur-ubur yang kehilangan kemampuan menyengatnya akibat tidak adanya predator/musuh selama turun temurun. Dulu (entah berapa ratus tahun yang lalu) Danau Mariona ini menyatu dengan lautan, lalu karena perubahan tinggi permukaan daratan, ada air laut yang terjebak di satu cekungan bersama sekumpulan ubur-ubur. Danau yang terbentuk itu lambat laun berubah menjadi danau air payau, dan ubur-ubur yang ada di dalamnya berevolusi kehilangan sengatnya.

Ubur-ubur di Danau Mariona
Ubur-ubur tidak menyengat yang bikin gemes!

Kami beruntung datang saat banyak ubur-ubur yang sedang muncul di permukaan. Mungkin karena masih pagi, dan matahari bersinar cerah, tapi tidak terlalu terik. Pas lah buat ubur-ubur berjemur, hehehe…Tidak perlu berenang jauh ke tengah, kami sudah bisa melihat dengan jelas si ubur-ubur. Ada yang gendut, ada yang kecil. Ada yang tentakelnya biru, ada yang cokelat. Ada yang bagian atasnya bulet, ada yang agak transparan.

Sayangnya kebahagian kami berenang bersama ubur-ubur yang lucu agak sedikit terganggu ketika datang serombongan wisatawan mancanegara (mereka berbahasa Perancis), yang nampaknya tidak mengerti aturan dasar berenang bersama sting-less jellyfish. Salah satu dari mereka melompat ke danau, membuat kami semua terperangah tak percaya.

Stingless Jellyfish di Danau Mariona
Ubur-uburnya banyak banget!

Wooooyy, kita yang punya tempat aja (Warga Negara Indonesia) berusaha menjaga kelestarian danau ini dengan berusaha sesedikit mungkin menmbuat gerakan mengejutkan di dalam danau, situ lompat-lompatan bikin canon-ball!

Ada beberapa hal yang harus kita perhatikan kalau mau berenang dengan sting-less jellyfish:

  1. Jangan pakai Sunblock/Sun Cream/Body Lotion. Zat kimia yang ada di dalam produk tersebut akan luntur dan mencemari habitat ubur-ubur.
  2. Jangan melompat ketika masuk danau. Masuklah dengan setenang mungkin, dan berenang juga dengan setenang mungkin.
  3. Jangan pakai fin/kaki katak. Kalau tidak pede berenang tanpa bantuan fin, pakailah pelampung.
  4. Jangan pernah memegang atau mengangkat ubur-ubur keluar dari air. Like really, what for? Demi foto eksis?
Berenang bersama Stingless Jellyfish di Danau Mariona Togean
Masih bisa foto cantik tanpa mengangkat ubur-ubur dari dalam air.

Kenapa musti kita jaga sih danau stingless jellyfish ini? Karena di dunia ini hanya Indonesia dan Palau yang punya danau stingless jellyfish.

Bangga, dong?

About the author

Suka jalan-jalan dan bercerita.
8 Responses
    1. Parahita Satiti

      Cakep banget, Ris! 🙂 air danaunya bersih, seger, dan dinginnya pas (nggak anget, nggak dingin banget juga).
      Iya, agak jauh dari pemukiman ini tempatnya.

  1. eh ubur-uburnya agak beda ya dengan yang di kakaban?
    btw rombongan yang foto-foto di gazebo doang tuh mungkin karena orang dekat jadinya bisa ke sana kapan aja kali ya.. nggak kayak turis-turis Jakarta.. ogi dong aahh.. ogah rugi :))
    terus, ada yang menegur rombongan prancis nggak?

    1. Parahita Satiti

      Gw belum pernah ke Kakaban, Vir..
      Ah, yes! nggak kaya rombongannya Bunyu yang entah kapan lagi bisa sampai ke Togean kan ya, hahahah

      Bulan berusaha menegur rombongan berbahasa Perancis itu, tapi kayanya mereka kurang paham juga bahasa Inggris, wong mereka cuma bengong gitu waktu di tegur.

Leave a Reply