Saya suka sekali aktifitas di luar ruangan; berjemur dan bermain pasir di pantai, snorkeling, camping, bahkan sekedar berjalan kaki keliling kota sambil cari jajanan pun saya sangat suka. Buat saya, agak sedikit aneh jika orang yang tinggal di negara tropis seperti Indonesia, takut akan sengatan sinar matahari. Hampir sepanjang tahun, kecuali pas puncak musim hujan saja, matahari itu royal membagi sinarnya buat negara kita. Kok bisa-bisanya takut sama matahari?

Tapi ternyata, yang takut sama sinar matahari itu ga sepenuhnya salah. Berada di bawah sinar matahari secara terus menerus, pada jam-jam tertentu, tanpa mengenakan pelindung yang tepat, bisa menyebabkan kulit terbakar, perubahan warna kulit, dan yang paling parah, sinar ultraviolet A, B, dan C dari matahari bisa menyebabkan kanker kulit!

Mengoleskan tabir surya adalah hal yang wajib bagi saya sebelum beraktifitas. Tabir surya yang saya pakai tergantung dengan kegiatan yang akan saya jalani hari itu. Kalau cuma ke kantor saja, saya cukup pakai pelembab dengan SPF sekitar 15. Kalau berenang, berjemur, atau camping, biasanya saya pakai tabir surya dengan SPF minimal 30.

fun under the sun

Matahari pagi? Siapa takut!

Salah saya, meski rajin pakai pelembab ber-SPF sebelum keluar rumah, saya males mengulang pemakaian tabir surya itu! Padahal memakai pelembab atau tabir surya itu ada aturannya; setiap 1 angka SPF, ia bisa melindungi kulit kita selama 10 menit. Jadi jika kita pakai sunblock dengan angka 30 SPF, kita harus mengulang setiap 300 menit sekali. Atau setelah kita mengelap kulit, meskipun belum 300 menit.




Tapi, siapa sih yang inget untuk selalu re-apply tabir surya kalau lagi asik loncat-loncatan di laut?

Akibatnya, sering kalau pulang liburan, kulit saya kering terbakar. Selain bagian-bagian yang tidak tertutup baju (renang), biasanya yang menderita paling parah adalah bagian muka. Hidung dan kening mengelupas, itu sudah pasti. Belum lagi, kulit muka saya sering ‘bruntusan’ alias berjerawat kecil-kecil yang kalau dipencet dalamnya seperti ada pecahan beras, kalau terlalu lama berada di bawah sinar matahari. Si ‘bruntusan’ ini kalau habis dipencet, pasti meninggalkan bekas kehitaman, kering, dan kasar.

Bulan lalu, mama saya sampai berkomentar “Itu mbok bekas jerawat di pipi mu itu diobatin, masa bekas jerawat kok sampai kaya pakai shading item, gitu!”

“Pakai apa ngilanginnya? Ogah ah kalau musti ke dokter kulit, udah bayarnya mahal, aku ga telaten ngolesin krimnya” jawab saya ngeyel.

“Eh, waktu mama hamil Nduk, ada tuh minyak pencegah strecth mark yang bisa juga ngilangin bekas jerawat. Sik, sik… aku lali jenenge… Oil, oil ngono jenenge

Bio Oil Penghilang Bekas Jerawat

Rahasia Penghilang Bekas Jerawat

Ya iyalah, Ma. Yang namanya minyak ya pasti pakai ‘oil’ namanya, batin saya. Namun, meskipun membantah dalam hati, jari saya lantas mengetik frasa “oil penghilang bekas jerawat” di google dari ponsel. Keluarlah beberapa postingan blog tentang Bio-Oil. Menarik juga membaca pengalaman beberapa orang yang sudah merasakan manfaat Bio-Oil. Ok, nanti pas belanja bulanan, saya mau coba beli, ah!

Sekarang, baru sekitar dua minggu-an saya pakai Bio-Oil. Belum ada hasil yang berarti, selain bekas jerawat di pipi saya tidak lagi kasar dan kering. Noda bintik-bintik hitamnya masih banyak, tapi karena sudah halus tangan saya ga gatel pengen ngeletekin kulit keringnya. Dan karena ga dikeletekin, ga ada luka baru yang bikin si noda jerawat ga hilang-hilang.

Saya baca di kemasan dan leaflet Bio-Oil, kita memang tidak bisa mengharapkan hasil yang instan saat menggunakan minyak ini. Minimal dibutuhkan pemakaian teratur, dua kali sehari, selama 3 bulan berturut-turut untuk menghilangkan bekas jerawat dan warna kulit yang tidak merata seperti pada kasus saya.

Bio-Oil adalah produk yang berasal dari Afrika Selatan, diproduksi sejak tahun 1987. Bio-Oil bisa digunakan untuk menyamarkan bekas luka (scars), mencegah timbulnya stretch-mark pada ibu hamil, meratakan warna kulit, melembutkan kulit kering, dan mengurangi gejala penuaan dini pada kulit. Berasal dari minyak alami kalendula, lavender, rosemary, dan camomile, membuat Bio-Oil ini aroma-nya enak banget; wangi lembut menenangkan, gitu. Dan karena Bio-Oil hypoallergenic, ia aman digunakan oleh kulit sensitif dan ibu hamil sekalipun.

Untuk menghilangkan bekas jerawat, saya menggunakannya sebagai berikut; setiap habis mandi, saya mengoleskan Bio-Oil tipis-tipis di seluruh bagian wajah. Khusus untuk bagian yang bermasalah, yaitu bekas jerawat di pipi dan kantung mata, saya berikan sedikit lebih banyak Bio-Oil dan pijatan lembut agar Bio-Oil lebih cepat meresap.

My Happy Skin, Happier Life

I got flaws….

Buat kamu yang suka main di bawah sinar matahari kaya saya, saya kasih sedikit tips menjaga kesehatan kulit agar kecantikan kulit tetap terjaga, meskipun sedang liburan!

  1. Lembabkan wajah di siang hari; sediakan selalu hydro-mist, atau bisa juga air mineral dalam botol spray kecil di dalam tas. Semprotkan saat kulit muka terasa dehidrasi. Biarkan mengering sendiri, jangan diusap.
  2. Bye, bye… Sel kulit mati! Rajin-rajinlah menggunakan facial scrub, minimal satu minggu sekali, agar kulit terbebas dari tumpukan sel kulit mati yang membuat wajah kusam.
  3. Selalu gunakan tabir surya.
  4. Bersihkan wajah secara paripurna; jika kamu sudah berumur lebih dari 25 tahun (uhuk! seperti saya) sudah waktunya beralih dari facial wash ke cleansing lotion dan toner untuk membersihkan wajah.
  5. Rawatlah alat-alat make-up mu! Tidak ada benda yang lebih nyaman bagi bakteri penyebab jerawat untuk bersarang selain spons bedak dan kuas-kuas yang tak pernah dibersihkan.
  6. Bersihkan gadget, terutama ponsel. Kombinasi keringat, kotoran dari tangan, dan panas dari gadget bisa menyebabkan bakteri cepat berkembang biak.

Kulit yang sehat pastinya akan membuat kita lebih percaya diri dan berbahagia; My Happy Skin, Happier Life. Merawat kulit adalah salah satu cara kita menghargai dan berterima kasih pada tubuh kita, ini sama pentingnya dengan memberi makan yang sehat dan bergizi bagi tubuh, berolahraga secara teratur, dan beristirahat yang cukup. Juga sama pentingnya dengan bermain di bawah sinar matahari bagi saya. Berbahagia karena liburan, tenang karena ada Bio-Oil yang jadi andalan mengatasi masalah kulit!


Tulisan ini disertakan dalam lomba Bio Oil “My Happy Skin, Happier Life” Blog Competition. Ditulis berdasarkan pengalaman sendiri menggunakan Bio-Oil.

Share: