Ada sesuatu yang ajaib dengan matahari tenggelam di Pulau Flores. Ada rasa romantis saat menyaksikan matahari semakin bergulir ke ufuk barat. Bukan, bukan rasa romatis karena menyaksikannya bersama pacar atau suami, namun rasa romantis yang berupa desiran halus rasa bahagia dalam hati, saat kita tak bisa menahan diri untuk tersenyum melihat keindahan yang keterlaluan.

Entah ‘ramuan’ apa yang membuat sunset di Flores sungguh keterlaluan indahnya. Mungkin udara yang belum terpolusi, sehingga langit bisa begitu jernih, dan bulatnya Sang Mentari bisa begitu jelas terlihat. Mungkin karena tak ada bangunan pencakar langit yang menghalangi pandangan kita. Atau bisa jadi, memang Tuhan memberkahi Flores dengan pemandangan ini?

Hotel La Prima, Labuhan Bajo

Ini salah satu spot terbaik untuk melihat sunset di Labuhan Bajo. Tidak menginap di hotel ini? Tenang, datanglah mendekati waktu matahari terbenam seperti kami saat itu, lalu nongkrong di restorannya. Dengan memesan segelas jus (dan atau makanan), kita bisa menikmati indahnya matahari tenggelam dari tepi kolam renang hotel ini.

Ignore the model, just enjoy the sunset!

Ignore the model, just enjoy the sunset!

Sunset di Tepi Kolam Renang La Prima Hotel

Sunset di Tepi Kolam Renang La Prima Hotel




Teluk Kalong, Taman Nasional Pulau Komodo-Rinca

Setelah seharian berkeliling Pulau Rinca, snorkeling di Pink Beach, dan berkeliling spot-spot cantik lainnya di sekitar perairan Pulau Komodo, Teluk Kalong menjadi tempat menambatkan hampir semua kapal yang sedang LOB. Tak terkecuali kapal ‘Rainbow’ yang kami naiki. Kapal menambatkan jangkarnya di teluk yang sangat tenang ini, sementara anak buah kapal menyiapkan makan malam, kita akan disuguhi pemandangan mata hari tenggelam yang super mewah; kalong-kalong terbang meninggalkan sarangnya, beberapa kapal lain yang datang untuk menginap di Teluk Kalong, dan langit yang perlahan berubah dari biru tua, ke merah, ke oranye, ke bersemburat ungu, lalu gelap.

Kapal Tetangga di Teluk Kalong

Kapal Tetangga di Teluk Kalong

Teluk Kalong kala Senja

Teluk Kalong kala Senja

Bagaimana bisa menyaksikan pemandangan seperti itu bersama kesembilan sahabat mu setelah hari yang begitu indah tidak membuatmu bahagia luar biasa?

Losmen Matahari, Labuhan Bajo

Bisa jadi Losmen Matahari bukanlah penginapan terbaik di kota Labuhan Bajo. Tiga tahun yang lalu ketika kami menginap di sana, tarifnya semalam adalah IDR 100.000/kamar. Fasilitas kamarnya pun masih sangat sederhana. Namun, karena letaknya yang literally di pinggiran alias di tepi pantai kota Labuhan Bajo, kita bisa langsung melihat pemandangan matahari tenggelam di balik sebuah bukit kecil, tanpa terhalang oleh bangunan apapun.

Bestfriends + Sunset = Contentment

Bestfriends + Sunset = Contentment

Sunset dari Losmen Matahari

Sunset dari Losmen Matahari

Di tengah laut, dalam perjalanan kembali dari Pulau Bidadari ke Labuhan Bajo

Beautiful, isnt it?

Beautiful, isnt it?

Our Last Sunset

Our Last Sunset

Ini sunset terakhir kami saat itu. Tidak kalah indah dengan sunset tiga hari sebelumnya. Bisa jadi ada spot lain yang lebih indah untuk menyaksikan sunset di Labuhan Bajo, dan Flores pada umumnya. Kamu punya cerita sunset terindah yang pernah kamu lihat ada di mana?

Share: