Bertahun-tahun yang lalu Mama Wied (budhe saya) pernah menyampaikan keinginannya untuk mengunjungi tempat ini; gereja Graha Maria Annai Velangkanni di Medan. Mama saya itu memang hobinya jalan-jalan mengunjungi gereja, pastinya untuk berdoa. Sampai saat ini, keinginan Mama Wied untuk bisa berdoa di Graha Maria Annai Velangkanni belum bisa terpenuhi, malah saya duluan yang sampai ke sana.

Belum pernah saya seniat ini pergi ke gereja; bangun jam 05.30 pagi di tengah masih gelapnya kota Medan, memesan taksi untuk mengantar saya ke sana dari Hotel Aryaduta, berharap pagi itu ada misa (dan tidak terlambat), dan ternyata sesampainya saya di sana, ternyata hari Minggu tidak ada misa di gereja Graha Maria Annai Velangkanni. Kecewa? Tentu tidak! Pagi itu rasanya gereja milik saya sendiri, tidak ada umat lainnya. Hanya ada satu petugas kebersihan yang sedang menyapu halaman. Ketika saya sapa dan saya bertanya tentang jadwal misa, petugas itu hanya menggelengkan kepala dan tersenyum. Saya maklum, menilik raut mukanya sepertinya ia tidak bisa berbahasa Indonesia.

Gereja Graha Maria Annai Velangkanni mulai dibangun pada September 2001 dan selesai pada bulan Oktober 2005. Pastor James Bharataputra, SJ memprakarsai pembangunan gereja ini. Tak seperti gereja-gereja Katolik lain di Indonesia, gereja Graha Maria Annai Velangkanni lebih mirip sebuah kuil. Banyak yang menyebut bangunan ini berarsitektur gaya Indo-Mogul. Terdiri dari 2 tingkat utama, lantai dasar berfungsi sebagai aula dan lantai 2 sebagai gereja, serta menara di atas gereja yang terdiri dari 7 tingkat. Jika tidak memperhatikan detil ukiran salib yang ada di bagian luar gereja, mungkin orang akan menyangka bagunan ini adalah sebuah vihara.

Kubah di atas altar Gereja Graha Annai Velangkanni

Kubah di atas altar Gereja Graha Annai Velangkanni

‘Annai’ dalam bahasa Tamil berarti Ibu/Bunda, sedangkan ‘Velangkanni’ berasal dari nama sebuah desa di pesisir Tamil Nadu yaitu Valankanni, sebuah desa yang diyakini pernah menjadi tempat kemunculan Bunda Maria pada abad ke-17. Bunda Maria dari Velangkanni ini juga terkenal sebagai ‘Our Lady of Good Health’ atau Bunda Penyembuh, maka tidak heran jika di samping kiri gereja Graha Maria Annai Velangkanni terdapat sebuah kapel kecil, yang sering digunakan oleh umat Katolik untuk berdoa memohon kesembuhan dari penyakit kepada Bunda Maria.

Alkitab yang tidak ikut terbakar saat rumah singgah Pastor James habis dilalap api

Alkitab yang tidak ikut terbakar saat rumah singgah Pastor James habis dilalap api

Kuatnya pengaruh budaya India Tamil pada gereja ini, tidak hanya terlihat dari desain bangunannya saja, namun juga pada detil penting gereja lainnya. Jika di gereja Katolik lainnya Bunda Maria biasanya digambarkan sebagai perempuan berparas Eropa dengan baju jubah putih atau biru, di gereja Graha Maria Annai Velangkanni adalah seorang perempuan berparas Asia, dengan jubah berwarna emas dan berkalung untaian bunga. Sangat khas India, bukan? Keunikan lainnya terletak pada ornamen Perjamuan Terakhir. Biasanya Perjamuan Terakhir di gambarkan Yesus duduk di meja panjang dan didampingi para rasul, di Graha Maria Annai Velangkanni Yesus digambarkan duduk bersila di lantai, dan para rasul pun duduk bersila berbanjar di depanNya.

Pahatan 'Perjamuan Terakhir' gaya Asia

Pahatan ‘Perjamuan Terakhir’ gaya Asia

Belum genap pukul 08.00 pagi ketika saya menyudahi kunjugan ke gereja Graha Annai Velangkanni. Mendung di langit menambah suasana sepi pagi itu menjadi syahdu. Sebuah mobil sedan memasuki halaman gereja, dan tidak lama turunlah seorang perempuan muda berparas India Tamil membawa seikat bunga sedap malam berjalan menuju kapel. Ia membalas senyum saya. Saya selalu suka rumah Tuhan untuk alasan ini; even the strangers greet you with smile.

Alamat Gereja Graha Annai Velangkanni:

Komplek Sakura Indah

Jl Sakura III No 7-10, Tanjung Selamat

Medan Tuntungan – Medan

Patokan: Setelah tiba di Jalan Raya Bungah, dan melihat kantor PDAM Tirtanadi di sisi kanan jalan, kurang lebih 2 kilometer di sisi kiri akan ada pintu masuk Komplek Alamanda Indah. Sekitar 500 meter dari pintu komplek tersebut ada jalan kecil (bisa masuk mobil), berbelok lah ke jalan tersebut. Gereja Graha Maria Annai Velangkanni ada sekitar 100 meter setelah berbelok ke kiri.

Jadwal Misa di Gereja Graha Maria Annai Velangkani:

Senin – Jumat pukul 06.00 WIB

Sabtu pukul 06.00 WIB

Minggu – tidak ada misa, kecuali misa atas permintaan umat

Share: