Colours Of India

Membayangkan rasa masakan India, saya seperti membayangkan berbagai warna sari, baju khas negeri itu. Hampir semua sari hadir dengan warna yang kuat dan menampilkan kesan mewah. Begitupun dengan masakan India, makanan pembuka dan utama biasanya berbumbu rempah-rempah nan menggelitik lidah, sementara makanan penutup seringkali berupa kue dan manisan yang benar-benar manis, meninggalkan sensasi puas selesai menyantap seluruh rangkaian hidangan. Saya berkesempatan merasakan cipratan warna-warni kuliner India dari The Signatures Restaurant – Hotel Indonesia Kempinski, Sabtu 4 October 2014 yang lalu. Colours Of India, adalah rangkaian khusus acara yang diadakan di The Signatures Restaurant dalam rangka menyambut Festival Diwali (atau di beberapa bagian India lainnya disebut deepavali), bisa diterjemahkan bebas sebagai Festival Cahaya, merupakan perayaan atas kemenangan ilmu pengetahuan atas kebodohan, kebaikan atas kejahatan, harapan atas keputus-asaan, terang atas kegelapan.

Siang itu, The Signatures Restaurant nampak semakin mewah dan seru dengan beberapa dekorasi tambahan khas India. Di salah satu pojok restoran, berbagai macam masakan India di tata dengah menarik. Nampak 2 orang chef dengan wajah asli India ada di sana, yang seorang tengah memasak roti naan, dan yang seorang lagi sibuk menawarkan lassi pada setiap tamu yang melintas di dekatnya, tak terkecuali saya. Sebenarnya perut saya tidak tahan dengan berbagai macam yoghurt, tapi saya tak keberatan mencoba demi merasakan pengalaman kuliner India yang sebenarnya. Segelas kecil lassi dengan rasa sedikit asin dan berempah menjadi pembuka santap siang saya.

Si Legit, Shahitukra

Si Legit, Shahitukra

Berikutnya giliran semangkuk Dal Shorba (Lentil Soup), sup kental berwarna hijau muda kekuningan terbuat dari kacang lentil yang dihaluskan. Di suapan pertama saya merasakan sensasi ringan rasa pedas yang sedikit membakar kerongkongan. Begitu pas untuk membangkitkan selera makan.

Spicy Fried Fish

Spicy Fried Fish

Tiba waktunya untuk menyantap hidangan utama. Dari sekian banyak opsi, saya menjatuhkan pilihan pada Mutton Yakhani Pulao (nasi yang dimasak bersama daging kambing dan dadih), Chicken Butter, Dhiwani Handi (Vegetable Curry), dan Spicy Fried Fish. Nasi yang gurih berpadu dengan legitnya ayam berbumbu mentega, ditemani dengan kari sayuran yang kaya rempah, dan sedikit sengatan pedas dari ikan goreng. Khusus menu ikan goreng ini, saya suka sekali! Sebagai penggemar ikan, saya jarang menemukan bumbu ikan goreng yang mirip dengan ikan goreng a la India ini.

Untuk dessert, saya menyantap hampir seluruh pilihan yang ditawarkan siang itu; Shahitukra (roti goreng yang direndam dalam susu kental manis dan saffron), Besan Halwa (bubur dari tepung gram, semacam bubur sunsum tapi manis), Aloo Akharot Tikki (perkedel kentang dengan kacang walnut), Nariyal Lado (bola-bola kelapa parut dan susu kental manis), Papdi Chat (keripik ikan dengan saus asam dan mint chutney). Rasa super manis, manis sedang, manis gurih, gurih asam bergantian terasa di lidah ketika saya menyantap mereka, seru! Benar-benar pengalaman yang menyenangkan bisa menyantap kuliner India yang otentik.

Share: